Bolu Gulung Malang

Loh, kenapa namanya Bolu Gulung Malang? Apakah ini variant baru? 
Begini cerita, alkisah saya tuh niatnya mau mengeksekusi resepnya Bunda Ricke, dari kantor sudah saya print out resep dan semua step-step pembuatan lengkap dengan foto-fotonya.  Berkali-kali resep saya baca guna menghindari kesalahan, dan ternyata tetap saja ada kesalahan, kulit permukaan bolgul nempel di kertas!

Kemarin foto bolgul ini saya posting di groupnya NCC di FB, alhmdulillah dapat banyak respon dari para ibu dan bahkan yang punya resep juga langsung menanggapi.


Menurut analisa Bunda Ricke, kesalahan terjadi karena ada 2 kemungkinan:
1. Permukaan atas bolu belum kering benar, alias manggangnya masih kurang lama.
2. Kesalahan membalik bolu. Pada saat dikeluarkan dari loyang, bolu saya balik dengan posisi yang ada motifnya berada di bagian bawah nempel di kertas, namun tidak saya balik lagi ke posisi atas.

Serius saya baru tahu kalo ternyata bikin bolgul ini ternyata susah-susah gampang. Bahkan ada member NCC yang sudah nyobain beberapa kali tapi masih saja gagal dan trauma mau nyoba lagi. Seperti Bunda Ricke bilang,  kl kurang matang kulit atas akan nempel di kertas, kalo overbaked akan patah saat digulung. Hhhhh... saya malah jadi makin gregetan pengen naklukin sampe berhasil!

Bagaimana dengan rasanya? Wah itu sih jangan diragukan lagi, eunak dan lembuutt. Rasa kecewa langsung hilang saat lihat si Bontot lahap ngabisin 2 potong ^_*

Berikut ini resepnya:

BAHAN
6 butir telur utuh
6 butir kuning telur
130 gr gula pasir
1 sdm emulsifier
1 sdm air
100 gr tepung terigu protein sedang/ serba guna
20 gr susu bubuk
1/2 sdt baking powder
1 sdt essence vanila (saya tidak pakai)
100 gr margarine + 30 gr unsalted butter

OLESAN
Butter cream + Keju parut

*Bunda Ricke menggunakan loyang 32x32x4 cm sedangkan saya menggunakan 30x30x4 cm

CARA BUAT
1. Ayak terigu, susu, dan baking powder, sisihkan
2. Panaskan oven suhu 190-200'C. Alasi loyang dengan kertas roti, lalu olesi margarine.
3. Kocok telur, gula, emulsifier, 1 sdm air sampai mengembang, kental, putih dan berjejak.
4. Masukkan terigu sedikit demi sedikit, mixer dengan speed paling rendah atau gunakan tehnik aduk balik.
5. Masukkan margarine + butter cair sedikit demi sedikit, gunakan spatula dengan tehnik aduk balik sampai larutan homogen. Pastikan tidak ada margarine yang menumpuk karena bisa menyebabkan bolu jadi bantet.
6. Ambil 2-3 makan adonan lalu beri pasta coklat dan masukkan ke dalam piping bag dan gunting ujungnya sedikit.
7. Tuang adonan ke loyang, ratakan permukaannya, buat motif sesuai selera.
8. Panggang sampai kulit permukaan atas berwarna kecoklatan dan tidak lengket saat disentuh.
9. Saat matang, keluarkan cake dari loyang dengan cara membalik di atas kertas, kelupas kertas roti yang menempel, lalu balikkan lagi posisi motifnya ada di atas.
10. Biarkan cake benar-benar dingin, balik lagi posisinya, olesi dengan butter cream & beri taburan keju.
11. Gulung dengan menggunakan bantuan kertas roti.

Berikut ini result bolgul saya yang malang... *hihihi


Dan menurut Bunda Ricke, tehnik saya menggulung juga masih belum benar.

 
Apakah saya kapok bermain dengan Bolu Gulung? No! Kesalahan adalah guru terbaik, dengan saya berbuat salah justru banyak sekali ilmu yang saya dapat. 

"Awas ya bolu gulung, lihat saja nanti... aku akan menaklukkanmu!"









Share on Google Plus

About Ibu Rina

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar :