Dorayaki

Setiap melihat postingan Dorayaki di group pasti ngeces, karena memang penampakannya yang mulus dan sexi. Setelah saya baca resep dan cara pembuatannya, ternyata cukup simple. 

Hyuk, mariiii bikiiiin ... ^_*

DORAYAKI
Oleh Beta Wicaksono

2 btr telor
80 gr gula pasir
1 sdm madu
1/2 sdt soda kue
50 ml air (saya pake susu cair)
130 gr terigu protein rendah ( sedang juga tidak apa apa)

1. Kocok telor, gula,madu dengan whisk sampai agak mengembang/pucat (saya pakai mixer, tidak perlu lama lama sampai mengembang seperti membuat cake. Yang penting lebih kental)

2. Masukkan tepung dan soda kue, aduk dengan whisk secukupnya.
Agak kasar memang, nanti akan menghalus setelah air/susu masuk.
3. Masukkan air, aduk dengan whisk, diamkan 10 menit. Aduk lagi.
4. Tuang dengan sendok sayur ke teflon datar, api kecil (wajan di tutup lebih baik, tidak juga tidak masalah). Setelah muncul gelembung gelembung dan pinggiran tidak basah, balik adonan. Panggang sebentar. Angkat.

TIPS: 
1. Ingat langsung tutup dengan serbet, dorayaki yang sudah matang (panas). Ini supaya dorayaki tetap empuk. Simpan di wadah kedap. Tahan 2 hari
2. Gunakan teflon yang masih baik, supaya tidak lengket.
3. Untuk langkah pertama, kuaskan minyak tipis pada teflon, lalu lap dengan tissue halus. Wajan seperti kering tanpa minyak kembali, tapi bila di usap tangan ada lapisan minyak tipis. Lalu dadar adonan. Setelahnya tidak perlu kuas minyak lagi supaya mulus.
4. Gunakan api kecil, ingat api kecil ya...
5. Setelah dingin, dilingkaran bagian dalam dorayaki akan keluar seperti madu (ya emang madu sihhh). Ini akan menjadi lem ketika di tangkupkan.
Isian bebas.


Share on Google Plus

About Ibu Rina

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment