Lapis Surabaya

Sebenernya sudah berbulan-bulan lalu Bu Fat ngajarin bikin Lapis Surabaya, tapi terasa berat untuk nyobain gara-gara membayangkan begitu banyaknya telur yang digunakan, selain itu ada rasa was was takut gagal. Namun rasa penasaran saya mengalahkan aura negatif manapun (cieh..), semua peralatan 'perang' disiapkan. Saya siap tempur!

Kalau Bu Fat bikin adonan lapsur ini dibuat sekaligus lalu ditimbang menjadi 3 bagian sama rata. Berhubung saya masih perdana, ya jelas nggak berani pakai cara itu. Tehnik saya, diadon dan dipanggang per lapis. Rempong? Iyeee... tapi rasa capek terbayar dengan hasil akhir yang cukup memuaskan. 

Bagian tengah lapsur ini memang kelihatan kurang coklat, karena saya menggunakan pasta mocca. Lapsurnya kelihatan kurang tebal karena semestinya menggunakan loyang 22x22x4 cm, tapi karena nggak punya saya pakai ukuran 24x24x4 cm.

LAPIS SURABAYA
by Fatmah Bahalwan

Bahan per lapis:
10 btr kuning telur
100 gr gula pasir
125 gr mentega, kocok hingga mengembang dan pucat (saya pakai Blueband)
50 gr tepung terigu
1 sdm coklat pasta untuk lapis ke-2 (saya pakai pasta mocca)
Selai strawberry

Cara buat:
  1. Kocok telur dan gula hingga pucat dan kental, matikan mixer
  2. Masukkan mentega kocok, aduk rata dengan spatula
  3. Masukkan terigu, aduk rata dengan spatula
  4. Tuang ke dalam loyang 22x22x4 cm yang sudah dioles margarine dan dialasi kertas roti
  5. Oven 20-30 menit, suhu 180'C hingga matang, pakai api atas sekitar 1-2 menit. 
  6. Untuk lapisan coklat, tambahkan 1 sdm coklat pasta setelah masuk mentega kocok ke adonan telur.
  7. Beri olesan selai strawberry di setiap lapisnya.
  8. Potong pinggiran cake agar terlihat rapi.
Bagaimana rasanya? Mmm... TOP! Dijamin enak, apalagi cake ini tanpa ada tambahan emulsifier, jadi jangan khawatir cake akan terasa seperti sabun.





Share on Google Plus

About Ibu Rina

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Post a Comment