Klepon

Ceritanya saya mulai blenger makan cake yang banyak telur dan mentega, apalagi angka timbangan cenderung terus geser ke kanan sementara mulut nggak bisa diajak kompromi untuk tidak ngemil. Dan sebenarnya saya pun ingin menjajal kemampuan membuat aneka panganan tradisional yang bahan-bahannya mudah ditemukan.

Klepon ini bisa dibilang cemilan sepanjang masa, disukai siapa saja dari segala umur dan status sosial. Klepon yang saya sukai adalah yang muncrat saat digigit, hehehe... meskipun akhirnya jadi rempong mesti cari-cari lap atau tisu. 

Berikut ini resep klepon yang sudah teruji di dapur saya.

KLEPON

Bahan:
250 gr tepung ketan
50 gr tepung beras
200 ml air daun suji hangat
2 sdt air kapur sirih
100 gr gula merah (potong kasar, jangan disisir terlalu halus)
1/2 butir kelapa (setengah tua), parut memanjang
1/2 sdt garam
air untuk merebus

Cara Buat:
1. Campur tepung ketan dan tepung beras, aduk rata.
2. Campurkan air daun suji dan air kapur sirih selagi hangat, lalu tuang sedikit demi sedikit ke tepung, aduk rata hingga bisa dipulung. Bila air dirasa kurang bisa ditambah.
3. Ambil sejumput adonan, pipihkan dan isi dengan gula merah, lalu bulatkan kembali.
4. Didihkan air dan resbus klepon hingga matang dan mengapung.
5. Angkat klepon, cemplungkan ke wadah yang berisi air dengan suhu ruang. Diamkan sejenak, kemudian angkat dan tiriskan.
5. Kukus kelapa parut dengan sedikit garam, sebentar saja.
6. Gulingkan klepon ke kelapa parut.
7. Klepon siap disajikan.


Share on Google Plus

About Ibu Rina

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar :